Current Ratio: Pengertian, Manfaat, dan Pentingnya dalam Bisnis

Current Ratio merupakan salah satu rasio keuangan yang sering digunakan dalam analisis keuangan perusahaan.

Rasio ini memberikan gambaran tentang kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar atau yang mudah diubah menjadi kas dalam jangka waktu satu tahun.

Nah, dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai Current Ratio dalam ilmu bisnis.

Definisi Current Ratio

Image 1

Current Ratio merupakan perbandingan antara aktiva lancar dengan kewajiban jangka pendek yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

Dalam kata lain, Current Ratio mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansialnya dalam jangka pendek.

Menurut John A.

Tracy, seorang pakar keuangan yang dikenal dalam dunia bisnis, Current Ratio didefinisikan sebagai alat ukur penting untuk mengevaluasi likuiditas suatu perusahaan.

Rasio ini diperoleh dengan membagi total aktiva lancar dengan total kewajiban jangka pendek.

Penjelasan Lengkap

Image 2

Current Ratio merupakan salah satu rasio keuangan yang digunakan dengan tujuan utama untuk mengevaluasi stabilitas keuangan perusahaan.

Rasio ini digunakan untuk mengetahui apakah perusahaan memiliki kesanggupan untuk melunasi kewajiban-kewajiban finansialnya dalam jangka waktu yang pendek.

Semakin tinggi Current Ratio, semakin baik pula likuiditas perusahaan.

Terdapat beberapa pendapat dari para ahli mengenai penggunaan Current Ratio.

Misalnya, R.

Narayanaswamy berpendapat bahwa rasio ini sangat penting dalam mengevaluasi risk profile perusahaan, sedangkan Richard Pike dan Bill Neale berpendapat bahwa Current Ratio adalah salah satu alat penting dalam analisis kesehatan keuangan perusahaan.

Hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan Current Ratio adalah perbandingan yang optimal antara aktiva lancar dan kewajiban jangka pendek.

Jika Current Ratio terlalu tinggi, hal ini dapat menunjukkan bahwa perusahaan tidak efisien dalam mengelola likuiditasnya.

Di sisi lain, jika Current Ratio terlalu rendah, perusahaan mungkin menghadapi risiko likuiditas yang tinggi.

Coba Pahami Ini!

Image 3

Selain poin-poin yang telah dijelaskan di atas, terdapat beberapa hal lain yang perlu dipahami mengenai Current Ratio.

Misalnya, penting untuk memperhatikan fluktuasi Current Ratio dari waktu ke waktu.

Perubahan yang signifikan dalam Current Ratio dapat menjadi indikasi adanya perubahan dalam likuiditas perusahaan atau masalah finansial yang perlu diatasi.

Tips penting dalam menginterpretasikan Current Ratio adalah dengan membandingkannya dengan rasio keuangan yang lain, seperti Quick Ratio atau Cash Ratio.

Dengan membandingkan rasio-rasio ini, kita dapat memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi keuangan perusahaan dan kemampuannya dalam menghadapi kewajiban finansial.

Kenapa Penting Dipahami?

Image 4

Current Ratio merupakan salah satu rasio keuangan yang penting dalam analisis keuangan perusahaan.

Mengetahui Current Ratio yang sesuai dan memahami pentingnya Current Ratio dapat memberikan banyak manfaat, antara lain:

  1. Penilaian Likuiditas: Current Ratio membantu dalam menilai sejauh mana aktiva lancar perusahaan dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

    Dengan mengamati perubahan Current Ratio dari waktu ke waktu, kita dapat menilai apakah perusahaan mengalami peningkatan likuiditas atau malah mengalami penurunan.

  2. Evaluasi Kebutuhan Modal Kerja: Current Ratio juga membantu dalam mengevaluasi kebutuhan modal kerja perusahaan.

    Dengan mengetahui tingkat kebutuhan modal kerja, manajemen perusahaan dapat membuat keputusan yang tepat mengenai pengelolaan kas dan likuiditas perusahaan.

  3. Pengambilan Keputusan Investasi: Current Ratio juga dapat membantu dalam pengambilan keputusan investasi.

    Investor dapat menggunakan Current Ratio untuk menilai risiko dan potensi pengembalian investasi mereka.

    Semakin tinggi Current Ratio, semakin rendah risiko yang dimiliki perusahaan dalam hal likuiditas.

Kesimpulan

Image 5

Current Ratio merupakan salah satu rasio keuangan yang penting dalam analisis keuangan perusahaan.

Rasio ini digunakan untuk mengevaluasi likuiditas perusahaan dalam jangka pendek.

Dalam menggunakan Current Ratio, perlu diperhatikan perbedaan antara tingkat likuiditas yang optimal dan risiko likuiditas yang dapat terjadi.

Pengetahuan tentang Current Ratio dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam mengelola keuangan perusahaan dan pengambilan keputusan investasi.

Tanya Jawab

Image 6

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan seputar Current Ratio:

1.

Apa yang dimaksud dengan likuiditas perusahaan?

Likuiditas perusahaan merujuk pada kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansialnya dalam jangka pendek dengan menggunakan aktiva lancar atau yang mudah diubah menjadi kas.

2.

Apa perbedaan antara Current Ratio, Quick Ratio, dan Cash Ratio?

Current Ratio mengukur likuiditas perusahaan dengan membandingkan aktiva lancar dengan kewajiban jangka pendek.

Quick Ratio mengukur likuiditas dengan membandingkan aktiva lancar yang dapat segera diubah menjadi kas dengan kewajiban jangka pendek.

Cash Ratio mengukur likuiditas dengan membandingkan jumlah kas dengan kewajiban jangka pendek.

3.

Bagaimana cara menginterpretasikan Current Ratio?

Tingkat Current Ratio yang dianggap baik dapat berbeda tergantung dari industri dan perusahaan yang sedang dianalisis.

Namun, secara umum, semakin tinggi Current Ratio, semakin baik likuiditas perusahaan.

Perubahan Current Ratio dari waktu ke waktu juga memberikan informasi penting tentang likuiditas perusahaan yang perlu diperhatikan.

Copyright : Blog’s