Going Concern: Menjaga Bisnis Tetap Berjalan

Sebagai salah satu konsep penting dalam bidang ilmu bisnis, Going Concern memiliki peranan yang sangat vital dalam menjaga keberlangsungan sebuah perusahaan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang Going Concern dan mengapa pemahaman tentang konsep ini sangat penting bagi bisnis.

Definisi Going Concern

Image 1

Going Concern merupakan konsep yang menyatakan bahwa sebuah perusahaan diasumsikan akan terus beroperasi dalam waktu yang lama, yaitu tidak ada niat atau rencana untuk menghentikan kegiatan bisnisnya dalam waktu dekat.

Menurut International Financial Reporting Standards (IFRS), sebuah entitas dikatakan sebagai Going Concern jika manajemen entitas memiliki keyakinan yang wajar bahwa perusahaan akan terus beroperasi dalam waktu yang berarti, setidaknya 12 bulan ke depan.

Pendapat lain mengenai Going Concern juga dipaparkan oleh beberapa pakar.

Menurut salah satu tokoh bisnis terkenal, Richard Branson, Going Concern adalah fondasi yang penting dalam perusahaan yang sukses dan berkelanjutan.

Ia berpendapat bahwa perusahaan yang berhasil selalu memiliki kesadaran akan tanggung jawab mereka terhadap berbagai stakeholder dan bagaimana menjaga bisnis tetap berjalan dalam jangka panjang.

Penjelasan Lengkap

Image 2

Going Concern merupakan salah satu prinsip akuntansi yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan perusahaan.

Konsep ini berkaitan erat dengan asumsi dasar dalam laporan keuangan, yaitu bahwa perusahaan akan beroperasi dalam waktu yang lama.

Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, perusahaan harus mempersiapkan laporan keuangan yang mencerminkan kondisi keuangan dan kinerjanya dengan mempertimbangkan Going Concern.

Dalam penjelasan lebih lanjut mengenai Going Concern, banyak ahli mendiskusikan faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan apakah suatu perusahaan dapat dikategorikan sebagai Going Concern.

Beberapa faktor yang dapat menjadi pertimbangan meliputi histori keuangan perusahaan, likuiditas, arus kas, hutang jangka panjang, kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan, dan keberlanjutan pasar atau industri di mana perusahaan beroperasi.

Going Concern juga melibatkan diskursus yang berkaitan dengan perkiraan masa depan.

Manajemen perusahaan harus dapat membuat perkiraan yang akurat mengenai masa depan bisnisnya, termasuk mempertimbangkan risiko-risiko yang mungkin terjadi dan bagaimana mengelolanya.

Keahlian dan pengetahuan tentang pasar dan industri yang relevan adalah bagian penting dalam memahami Going Concern.

Coba Pahami Ini!

Image 3

Untuk memahami Going Concern dengan lebih baik, ada beberapa hal tambahan yang perlu dipahami.

Misalnya, penting untuk mengetahui jenis-jenis keadaan perusahaan yang tidak termasuk dalam kategori Going Concern.

Selain itu, juga berguna untuk mempelajari tips dan saran dari ahli mengenai bagaimana menjaga bisnis tetap berjalan secara berkelanjutan.

Studi kasus tentang perusahaan yang berhasil menjadi Going Concern juga dapat menjadi referensi yang bermanfaat.

Kenapa Penting Dipahami?

Image 4

Memahami Going Concern memiliki sejumlah alasan penting.

Pertama, hal ini membantu pihak internal dan eksternal perusahaan untuk membuat keputusan yang informasional dan tepat waktu.

Dengan mempertimbangkan Going Concern, manajemen dapat merencanakan strategi jangka panjang dan mengelola risiko dengan lebih baik.

Kedua, pemahaman tentang Going Concern juga berguna untuk menciptakan kepercayaan dan kestabilan bagi para pemangku kepentingan, seperti investor, kreditur, dan karyawan.

Jika manajemen mampu menunjukkan komitmen dan kesadaran akan keberlanjutan perusahaan, hal ini dapat mempengaruhi keyakinan para pemangku kepentingan dalam memilih untuk bekerja sama atau berinvestasi dalam perusahaan tersebut.

Apa Manfaatnya?

Image 5

Manfaat dari pemahaman Going Concern dapat dilihat dari berbagai sudut pandang.

Dari sudut pandang keuangan, perusahaan yang menjadi Going Concern memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pendanaan dari berbagai sumber, termasuk bank dan lembaga keuangan lainnya.

Hal ini dapat membantu perusahaan untuk berkembang dan melaksanakan rencana ekspansi atau beradaptasi dengan perubahan pasar.

Dari sudut pandang reputasi, perusahaan yang mampu menjaga Going Concern cenderung memperoleh kepercayaan dan reputasi yang baik di mata para pemangku kepentingan.

Keberlanjutan bisnis dapat memberikan nilai tambah dalam membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan.

Kesimpulan

Image 6

Dalam artikel ini, kita telah membahas secara lengkap tentang Going Concern.

Konsep ini memberikan fondasi yang penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis.

Dengan memahami Going Concern, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih baik, menciptakan kestabilan dan kepercayaan untuk para pemangku kepentingan, serta memperoleh manfaat dalam hal pendanaan dan reputasi.

Penting bagi setiap pemilik bisnis dan ahli di bidang ilmu bisnis untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang Going Concern.

Tanya Jawab

Image 7

1.

Apa yang dimaksud dengan Going Concern?

Going Concern adalah sebuah konsep yang menyatakan bahwa perusahaan diasumsikan akan terus beroperasi dalam waktu yang lama, tanpa adanya niat atau rencana untuk menghentikan kegiatan bisnisnya dalam waktu dekat.

2.

Mengapa pemahaman tentang Going Concern penting bagi bisnis?

Pemahaman tentang Going Concern penting karena membantu dalam pengambilan keputusan yang informasional, menciptakan kepercayaan dan kestabilan bagi pemangku kepentingan, serta memberikan manfaat dalam hal pendanaan dan reputasi.

3.

Bagaimana memastikan sebuah perusahaan menjadi Going Concern?

Untuk menjadi Going Concern, sebuah perusahaan perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi keuangan, likuiditas, arus kas, hutang jangka panjang, dan perkiraan masa depan bisnis.

Manajemen perusahaan juga perlu memiliki komitmen dan kesadaran yang tinggi terhadap keberlanjutan bisnis.

Copyright : Blog’s